Klarifikasi Dicky Anugerah Pratama, Bantah Tuduhan Pelecehan Verbal

Kasus dugaan pelecehan verbal yang menyeret nama Dicky Anugerah Pratama, guru Pendidikan Pancasila (PKN) di SMA Budhi Warman 2 Jakarta, terus bergulir. Didampingi kuasa hukumnya, Syahrizal Aftar, Dicky akhirnya buka suara terkait tudingan yang ramai diperbincangkan di media sosial dan berujung pada laporan ke kepolisian.

Dalam pernyataan yang disampaikan di kawasan Mahakam, Jakarta Selatan, Rabu (11/2), pihak Dicky secara tegas membantah adanya tindakan asusila, baik secara verbal maupun fisik, terhadap siswa selama ia mengajar.

“Klien kami secara tegas menyatakan klien kami tidak pernah melakukan tindakan pelecehan verbal maupun fisik terhadap peserta didik manapun,” kata Syahrizal Aftar.

Menurut Syahrizal, opini publik yang berkembang dinilai telah merugikan nama baik kliennya, terlebih karena proses hukum masih berjalan dan belum ada putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Tak hanya membantah tuduhan, pihak Dicky juga menyoroti langkah sekolah yang disebut melakukan pemberhentian secara mendadak. Syahrizal mengungkapkan bahwa kliennya didatangi ke rumah pada hari libur dan diminta segera menandatangani surat pemberhentian tanpa forum klarifikasi resmi.

“Bukan hari kerja, hari Sabtu sekitar jam sore, ada berapa oknum guru datang ke rumah dengan sedikit memaksa untuk segera ditandatangani surat pemberhentian ini,” ujar Syahrizal Aftar.

Terkait beredarnya tangkapan layar percakapan yang diduga menjadi dasar tudingan, Syahrizal menjelaskan bahwa pesan tersebut berasal dari grup WhatsApp internal yang bersifat tertutup. Ia menyebut, percakapan itu merupakan candaan antaranggota grup dan tidak ditujukan kepada individu tertentu.

“Klien kami mengakui adanya beberapa percakapan yang tidak pantas dan telah menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf. Namun demikian, percakapan tersebut ini tidak ditujukan kepada korban tertentu,” jelas Syahrizal Aftar.

Dicky Anugerah Pratama sendiri mengaku terpukul atas peristiwa ini, terutama setelah data pribadinya tersebar di media sosial. Guru yang telah dua tahun mengajar PKN tersebut menegaskan komitmennya dalam menjalankan profesi secara profesional.

“Tidak ada pelecehan seksual secara verbal yang saya lakukan selama pas saya mengajar di situ,” tutur Dicky Anugerah Pratama.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian. Pihak Dicky menyatakan siap mengikuti proses hukum guna mendapatkan kejelasan dan memulihkan nama baiknya.

Latest

Ricuh di PN Jaksel, Pengacara Diduga Jadi Korban Intimidasi dan Pengeroyokan

Kericuhan terjadi di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada...

Jadi Vokalis Band, Begini Totalotas Ari Irham untuk Film ‘Takkan Kubiarkan Kau Menangis’

Ari Irham menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan peran di film...

Project Pop Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser Spesial ‘Forever Young Forever Fun’

Grup musik Project Pop bersiap merayakan perjalanan karier selama...

Marsha Aruan dan Chicco Jerikho Siap Bikin Baper di Sinetron ‘Terlanjur Mencintaimu’

Sukses menayangkan "Terikat Janji", RCTI kembali menghadirkan sinetron drama...
spot_img

Don't miss

How Collection Made Me A Better Salesperson Than You

Grass every very. Without second called. Tree, waters face...

5 Things Your Mom Should Have Taught You About Woman

Midst appear. Likeness image gathered living creepeth morning isn't...

Didi Lagu Baru | Hey Kawan | Didi & Friends Lagu Kanak-Kanak

https://www.youtube.com/watch?v=XtkrSAN2HY0 Jom kita menari & menyanyi bersama Didi & Friends....

Motor Awards: 9 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Great over have evening. His don't fifth likeness there...

Kemenekraf Tingkatkan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual untuk Kreator Konten Digital Indonesia

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) terus berupaya meningkatkan kesadaran mengenai...
spot_imgspot_img

Ricuh di PN Jaksel, Pengacara Diduga Jadi Korban Intimidasi dan Pengeroyokan

Kericuhan terjadi di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (23/7) setelah sidang perkara nomor 295/Pid.B/2026/PNJKT.SEL selesai digelar. Insiden tersebut melibatkan tim penasihat hukum...

Jadi Vokalis Band, Begini Totalotas Ari Irham untuk Film ‘Takkan Kubiarkan Kau Menangis’

Ari Irham menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan peran di film Takkan Kubiarkan Kau Menangis produksi Langit Pictures. Demi menghidupkan karakter Dika, seorang vokalis sekaligus gitaris...

Project Pop Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser Spesial ‘Forever Young Forever Fun’

Grup musik Project Pop bersiap merayakan perjalanan karier selama tiga dekade lewat konser tunggal bertajuk Forever Young Forever Fun. Konser yang dipromotori Northstar Entertainment...