Buntut Dugaan Penggelapan Rp 200 Miliar, Pricellyah Lilian Mengadu ke DPR 

Kasus dugaan penggelapan dana dan sertifikat yang menyeret nama salah satu bank syariah terus bergulir. Kali ini, debitur bernama Pricellyah Lilian dari CV New Cahaya Ujung (NCU) mendatangi Gedung DPR RI untuk mengadukan nasibnya. Didampingi kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, mereka diterima dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI.

Deolipa Yumara menjelaskan bahwa kliennya mengalami kerugian materiil dan immateriil akibat dugaan praktik tidak sehat yang dilakukan oknum perbankan tersebut. Kasus ini bermula dari hubungan kredit antara CV New Cahaya Ujung yang berdomisili di Kendari dengan pihak bank sejak 2011.

“Jadi kami ini klien kami ini CV New Cahaya Ujung ini berdomisili di wilayah Kendari. Jadi perusahaan ini dipanggil RDP oleh pihak Komisi 11 DPR RI dalam rangka didengar keterangannya mengenai persoalannya dengan bank,” ucap Deolipa Yumara usai mendatangi DPR, Senayan, Selasa, (27/1).

Dalam penjelasannya, Pricellyah Lilian membeberkan kronologi awal mula sengketa ini. Ia mengaku dibujuk oleh pimpinan cabang bank saat itu untuk menjadi debitur dengan iming-iming kemudahan dan keuntungan. Namun, janji manis tersebut berujung pahit ketika dana di rekeningnya diduga raib tanpa sepengetahuan.

“Ada dugaan penipuan dan penggelapan dana yang diambil dalam rekening kami tanpa adanya surat kuasa dan sepengetahuan dari kami pihak NCU,” ungkap Pricellyah Lilian.

Kerugian yang dialami tidak main-main. Pricellyah menyebutkan angka fantastis mencapai ratusan miliar rupiah. Kerugian tersebut mencakup dana pokok yang hilang, jaminan yang dirampas, hingga uang tunai pribadi yang turut lenyap.

“Kalau untuk total kerugian yang saat ini pokok itu 38,5 miliar. Tapi kalau materilnya 200 miliar,” tegas Pricellyah.

Kasus ini sebenarnya sudah pernah dilaporkan ke pihak kepolisian, baik di Polda Kendari maupun Mabes Polri. Sayangnya, laporan tersebut berujung pada penghentian penyidikan alias SP3 dengan alasan tidak ditemukan unsur pidana.

“Jadi kita pertama laporan polisi tapi tidak ditindaklanjut bahkan laporan kami di SP3. Entah kami nggak tahu apa kenapa pihak kepolisian SP3 laporan kami. Masa uang dalam rekening hilang kata penyidik enggak ada tindak pidana,” keluh Pricellyah.

Kedatangan mereka ke DPR RI diharapkan dapat membuka tabir kasus ini dan memberikan keadilan bagi nasabah yang dirugikan. Komisi XI DPR RI pun merespons dengan serius dan berjanji akan menindaklanjuti aduan tersebut ke pihak terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Latest

Ricuh di PN Jaksel, Pengacara Diduga Jadi Korban Intimidasi dan Pengeroyokan

Kericuhan terjadi di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada...

Jadi Vokalis Band, Begini Totalotas Ari Irham untuk Film ‘Takkan Kubiarkan Kau Menangis’

Ari Irham menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan peran di film...

Project Pop Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser Spesial ‘Forever Young Forever Fun’

Grup musik Project Pop bersiap merayakan perjalanan karier selama...

Marsha Aruan dan Chicco Jerikho Siap Bikin Baper di Sinetron ‘Terlanjur Mencintaimu’

Sukses menayangkan "Terikat Janji", RCTI kembali menghadirkan sinetron drama...
spot_img

Don't miss

Selepas Tahlil: Angkat Kisah Mistis dari Podcast ke Layar Lebar

BION Studios, unit bisnis dari Visinema Group, resmi mengumumkan...

Nena Ghoib Keluarkan Biaya Fantastis untuk Pesta Ulang Tahun Mewah Anjing Kesayangannya

Artis FTV, Nena Indira atau yang akrab disapa Nena...

Modus Jual iPhone Murah, Kasus Penipuan Selebgram Bekasi Masuk Tahap Baru

Kasus dugaan penipuan dengan modus penjualan iPhone berharga murah...

Sintya Marisca Ungkap Tantangan Terbesar di Film CLBK

Sintya Marisca mengungkap pengalaman menarik saat membintangi film "Cinta...

Abella Debut Lewat ‘Tick Tock’ Angin Segar Baru untuk Musik Anak Indonesia

Industri musik anak Indonesia kembali kedatangan talenta muda yang...
spot_imgspot_img

Ricuh di PN Jaksel, Pengacara Diduga Jadi Korban Intimidasi dan Pengeroyokan

Kericuhan terjadi di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (23/7) setelah sidang perkara nomor 295/Pid.B/2026/PNJKT.SEL selesai digelar. Insiden tersebut melibatkan tim penasihat hukum...

Jadi Vokalis Band, Begini Totalotas Ari Irham untuk Film ‘Takkan Kubiarkan Kau Menangis’

Ari Irham menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan peran di film Takkan Kubiarkan Kau Menangis produksi Langit Pictures. Demi menghidupkan karakter Dika, seorang vokalis sekaligus gitaris...

Project Pop Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser Spesial ‘Forever Young Forever Fun’

Grup musik Project Pop bersiap merayakan perjalanan karier selama tiga dekade lewat konser tunggal bertajuk Forever Young Forever Fun. Konser yang dipromotori Northstar Entertainment...