Lapor KPK, DPD BAPAN Dorong Penyelesaian Dugaan Korupsi di Kepri

DPD Badan Pemantau Aset Negara (BAPAN) Kepulauan Riau (Kepri) terus menyuarakan adanya dugaan korupsi terkait dana Jaminan Pasca Tambang (DJPL) senilai Rp168 miliar.

Ketua DPD BAPAN Kepri, Ahmad Iskandar Tanjung, menyatakan pihaknya telah membuat aduan ke sejumlah pihak, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia pun mendorong presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, untuk turun tangan mengawal kasus ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam pemberantasan korupsi di daerah.

Menurut Iskandar, dana DJPL yang seharusnya digunakan untuk pemulihan lingkungan bekas tambang justru hilang tanpa jejak. Ia menuduh bahwa dana tersebut dicairkan secara tidak sah oleh pejabat daerah bekerja sama dengan perusahaan tambang.

“Dana ini seharusnya digunakan untuk memperbaiki lingkungan pasca-eksploitasi. Tapi kenyataannya, uang tersebut raib. Ini bukan pelanggaran biasa, ini kejahatan terhadap keuangan negara,” ujar Iskandar.

Ia mengungkapkan bahwa dokumen pendukung, termasuk hasil supervisi KPK pada 2018 dan arsip sejak 2004, telah dilampirkan dalam laporan.
Iskandar juga mengkritik kinerja Kejaksaan Tinggi Kepri yang dinilainya lamban dan terkesan melindungi terlapor.

“Saya khawatir ada konflik kepentingan. Kami minta Jaksa Agung dan Komisi Kejaksaan segera memanggil pimpinan Kejati Kepri untuk dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.

Turut hadir dalam pelaporan tersebut, kader Partai Gerindra, Nico Silalahi, menyatakan bahwa kasus ini menjadi ujian awal bagi Presiden Prabowo dalam membuktikan komitmen pemberantasan korupsi.

“Pak Prabowo pernah mengatakan akan mengejar koruptor sampai ke Antartika. Saatnya kita lihat apakah itu sungguh-sungguh atau hanya janji politik,” kata Nico.

Latest

The Collectors Club Debut di PIK Avenue, Surganya Kolektor Barang Mewah Preloved

Pusat perbelanjaan PIK Avenue menghadirkan ajang baru bagi pencinta...

Kondisi Kesehatan Jadi Sorotan, Nyoman Rae Upayakan Penangguhan Penahanan untuk Reinhard Muljadi

Sidang perdana kasus yang menjerat Reinhard Muljadi, mantan Direktur...

Ahmad Dhani Blak-Blakan Ceraikan Maia Estianty karena Perselingkuhan

Perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali jadi sorotan...

Modus Jual iPhone Murah, Kasus Penipuan Selebgram Bekasi Masuk Tahap Baru

Kasus dugaan penipuan dengan modus penjualan iPhone berharga murah...
spot_img

Don't miss

Ahmad Dhani Blak-Blakan Ceraikan Maia Estianty karena Perselingkuhan

Perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali jadi sorotan...

Kids And Love Have 7 Things In Common

Unto created can't blessed brought subdue to fowl moveth...

Even During School Year, Fun Reading Important for Kids

Most young kids love reading, but when the busy...

Petfest Indonesia 2025: Festival Hewan Peliharaan Terbesar Hadir Lagi, Lebih Seru dan Mendunia!

Setelah sukses besar tahun lalu, ICE Creative Events dan...

Beyond Open 2025: Turnamen Padel Bergaya Sportainment

Olahraga kian mencuri sorotan publik, terutama dari kalangan pencinta...
spot_imgspot_img

The Collectors Club Debut di PIK Avenue, Surganya Kolektor Barang Mewah Preloved

Pusat perbelanjaan PIK Avenue menghadirkan ajang baru bagi pencinta barang koleksi dan fesyen premium lewat gelaran perdana The Collectors Club. Acara yang berlangsung pada...

Kondisi Kesehatan Jadi Sorotan, Nyoman Rae Upayakan Penangguhan Penahanan untuk Reinhard Muljadi

Sidang perdana kasus yang menjerat Reinhard Muljadi, mantan Direktur Sales PT SP Tbk, digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan agenda pembacaan surat dakwaan...

Ahmad Dhani Blak-Blakan Ceraikan Maia Estianty karena Perselingkuhan

Perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali jadi sorotan publik. Setelah hampir dua dekade berlalu sejak perceraian mereka, Ahmad Dhani akhirnya buka suara mengenai...