Menu

Mode Gelap

Musik · 13 Nov 2025 05:19 WIB ·

Apresiasi Pelaku Industri Musik, Indonesian Music Awards 2025 Hadirkan Kategori Baru


 Apresiasi Pelaku Industri Musik, Indonesian Music Awards 2025 Hadirkan Kategori Baru Perbesar

Ajang penghargaan bagi insan musik, Indonesian Music Awards (IMA) 2025, siap digelar. RCTI dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif bersama Langit Musik, memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk mendukung musisi favorit mereka melalui voting yang dapat dilakukan melalui aplikasi Langit Musik dan platform RCTI+.

Malam Puncak IMA 2025 akan disiarkan langsung RCTI pada 19 Desember 2025, mulai pukul 21.15 WIB dari Studio RCTI+, kawasan MNC Studios, Jakarta Barat.

Agustini Rahayu, Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Indonesian Music Awards (IMA) 2025 yang dinilai berperan penting dalam mendorong pertumbuhan industri musik Tanah Air.

“Berbicara dalam konteks industri musik terhadap target ekonomi Indonesia, musik merupakan salah satu sub-sektor dalam industri kreatif yang berada di bawah naungan Kementerian Ekonomi Kreatif. Dari sekian banyak sub-sektor yang ada, musik menjadi salah satu yang pertumbuhannya paling pesat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan ekonomi nasional. Hal inilah yang menjadi perhatian kami, mengapa kolaborasi dengan berbagai pihak seperti RCTI, Langit Musik, Nuon, Pophariini, serta para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai daerah sangat penting untuk dilakukan,” ungkap Agustini Rahayu, Deeputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Dini Putri selaku Chief Programming Officer RCTI menyampaikan pencapaian atas keberhasilan penyelenggaraan Indonesian Music Awards (IMA) 2025 yang kembali mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Termasuk kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

“Ajang ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi insan musik Tanah Air, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat ekosistem musik lokal melalui kategori dari Langit Musik yang hadir dengan konsep berbeda. Kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif di tahun ini menambah semangat baru bagi kami untuk terus mendorong perkembangan industri musik Indonesia agar semakin maju,” jelasnya.

“Tahun ini juga akan hadir sejumlah kategori baru sebagai bukti bahwa IMA terus berevolusi mengikuti dinamika industri musik dan selera masyarakat, sehingga penghargaan ini dapat terus relevan dan inspiratif bagi para pelaku musik Indonesia,” lanjut Dini Putri.

Pada kesempatan yang sama, CEO Nuon Digital Indonesia, Aris Sudewo, menyampaikan hal serupa terkait antusiasmenya atas penyelenggaraan IMA 2025.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif RCTI dan Kementerian Ekonomi Kreatif dalam penyelenggaraan Indonesian Music Awards 2025. Tahun ini, Nuon melalui Langit Musik mendukung proses kurasi nominasi, sistem voting, serta pre-event Sinergi Suara. Kami percaya kolaborasi lintas sektor seperti ini akan memperkuat ekosistem musik nasional, membuka ruang bagi talenta baru, dan membawa semangat Musik Indonesia Juara,” ungkap Aris Sudewo.

Proses seleksi nominasi IMA 2025 dilakukan dengan ketat. Penghargaan ini diberikan oleh RCTI dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif. Proses ini juga melibatkan publikasi yang mencakup bisnis musik dan grafik popularitas lagu.

Nominasi untuk setiap kategori IMA 2025 ditentukan berdasarkan data streaming di platform Langit Musik pada periode 2024-2025 serta penilaian kualitatif untuk memastikan bahwa nominasi yang ada tetap relevan, akurat, dan adil. Hal ini dilakukan untuk memastikan nominasi benar-benar mencerminkan sirkulasi lagu pada periode tersebut.

Jumlah kategori pada Indonesian Music Awards (IMA) 2025 berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini terdapat lima belas kategori, terdiri atas tiga belas kategori utama dan dua kategori spesial yang menggantikan kategori sebelumnya, yaitu Music Festival 2024–2025 of The Year dan Sinergi Suara Award. Penilaian seluruh kategori tetap didasarkan pada karya, pengaruh, dan kontribusi musisi terhadap perkembangan musik Indonesia.

Kategori Sinergi Suara Awards merupakan bagian dari program kolaboratif Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif bersama Pophariini dan Langit Musik, yang memberikan akses kurasi, edukasi, dan promosi bagi musisi terpilih yang melakukan submission di lima kota, yaitu  Makassar, Medan, Yogyakarta, Bandung, dan Denpasar.

Proses penentuan nominasi dibagi menjadi double verifikasi oleh RCTI. Proses nominasi final untuk masing-masing kategori akan dikurasi dan dinilai lebih lanjut berdasarkan data streaming yang diambil oleh Langit Musik selama periode 2024-2025 dan voting yang diselenggarakan oleh Langit Musik dan RCTI melalui aplikasi Langit Musik, NSP, dan platform RCTI+.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Abella Debut Lewat ‘Tick Tock’ Angin Segar Baru untuk Musik Anak Indonesia

18 February 2026 - 15:28 WIB

Judika Rilis Lagub’Terpikat Pada Cinta’, Adaptasi dari Puisi Karya Melinda E

29 January 2026 - 05:31 WIB

Girl Group PAPION Tampil Memukau di Showcase Perdana

8 August 2025 - 10:29 WIB

Festival Nyanyian Anak Negeri: Bangkitkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda 

14 July 2025 - 11:24 WIB

Warna Hadirkan Sentuhan Jazz dalam Lagu Rahasia Hati Milik Element

22 May 2025 - 21:14 WIB

Lesti Kejora Jadi Inspirasi Nabila Sabhi Tekuni Dunia Dangdut

11 May 2025 - 11:16 WIB

Trending di Musik