Deolipa Yumara Dampingi Arif Saifudin Cari Keadilan Soal Kasus Tanah 1,6 Hektar

Pengacara kondang Deolipa Yumara kembali hadir di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/12). Kedatangannya kali ini untuk mendampingi kliennya, Arif Saifudin, pria paruh baya asal Surabaya yang tengah berjuang memulihkan hak atas tanah miliknya yang diduga diserobot pihak lain.

Kasus yang kembali mencuat ini melibatkan lahan 16.160 meter persegi atau sekitar 1,6 hektar, yang berlokasi di kawasan Lontar, Surabaya. Lahan yang sebelumnya kosong itu kini telah berdiri Vihara Dhamma Jaya dan Sekolah Meta, yang disebut Arif dibangun tanpa izin sah dari dirinya maupun keluarga sebagai ahli waris.

“Jadi beliau ini adalah korban dari perkara tanah di mana tanahnya diserobot di Surabaya sana. Luasnya 16.160 meter. Di wilayah Kota Surabaya ya, Lontar ya,” ujar Deolipa Yumara di hadapan awak media.

Perjuangan Arif Saifudin bukanlah hal baru. Ia sudah melaporkan dugaan pemalsuan dokumen serta penyerobotan tanah tersebut sejak 1 Agustus 2019 melalui laporan polisi LP/B/0681/VIII/2019/Bareskrim. Proses penyidikan bahkan telah menetapkan dua orang berinisial OT dan WU sebagai tersangka pada 29 November 2022.

Namun, meski status tersangka sudah berjalan hampir tiga tahun, perkembangan kasus dinilai sangat lambat. Deolipa mengistilahkan proses yang stagnan ini sebagai kondisi “batuk-batuk”, menggambarkan ada kejanggalan yang membuat perkara seolah jalan di tempat.

“Sudah jadi tersangka sejak 3 tahun lalu. Dan beliau ingin agar perkaranya cepat terselenggara dalam perdamaian? Mengingat kepentingan keadilan dan kepastian hukum,” jelas Deolipa. “Tapi kemudian setelah 3 tahun ini berjalan, ini mulai terlihatnya batuk-batuk ini. Enggak tahu yang batuk yang mana, tapi yang jelas ini mulai melambat,” sindirnya.

Arif menyebut dirinya merupakan perwakilan dari enam bersaudara ahli waris sah tanah tersebut. Masalah tanah ini bahkan sudah ia hadapi sejak tahun 2012. Bukan hanya melaporkan, Arif juga sempat dilaporkan balik di Surabaya dengan berbagai tuduhan, namun pengadilan memutuskan dirinya bebas murni hingga tingkat kasasi Mahkamah Agung.

“Saya mewakili dari 6 bersaudara, satu ibu kandung yang masih ada. Tanah itu berperkara mulai tahun 2012,” tutur Arif dengan suara lirih.

Deolipa berharap kedatangannya kali ini dapat membuka perhatian lebih dari jajaran Bareskrim Polri, terutama di bawah pimpinan Kabareskrim yang baru. Ia menegaskan bahwa kliennya hanyalah warga sipil biasa yang mencari keadilan atas hak yang semestinya menjadi miliknya.

Latest

MNC Pictures dan Smartfren Hadirkan Web Series Horor Komedi ‘Penghuni Rumah Warisan’

MNC Pictures berkolaborasi dengan Smartfren menghadirkan web series terbaru...

Film ‘Istimewa’ Hadirkan Kisah Anak Disabilitas: Bicara tentang Mimpi dan Pilihan

Film drama berjudul "Istimewa" karya Kairos Pictures mengangkat kehidupan...

Film Musikal Iyus Jenius Bawa Kembali Lagu Legendaris Papa T. Bob ke Layar Lebar

Film musikal anak Iyus Jenius siap meramaikan bioskop Indonesia...

Sambut HUT RI Ke-81, Gabungan Pengusaha PGMTA Merdeka Padel Championship

Semangat kebersamaan para lengusaha di Pusat Grosir Metro Tanah...
spot_img

Don't miss

Ten Moments That Basically Sum Up Your Virtual Reality Experience

Day bring moved one so bring give, dominion. Lights...

Kemenekraf Tingkatkan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual untuk Kreator Konten Digital Indonesia

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) terus berupaya meningkatkan kesadaran mengenai...

Travel Advisors Smooth the Way for Post-Pandemic Getaways

As travel opportunities reopen with increasing COVID-19 vaccinations and...

Project Pop Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser Spesial ‘Forever Young Forever Fun’

Grup musik Project Pop bersiap merayakan perjalanan karier selama...

Apresiasi Pelaku Industri Musik, Indonesian Music Awards 2025 Hadirkan Kategori Baru

Ajang penghargaan bagi insan musik, Indonesian Music Awards (IMA)...
spot_imgspot_img

MNC Pictures dan Smartfren Hadirkan Web Series Horor Komedi ‘Penghuni Rumah Warisan’

MNC Pictures berkolaborasi dengan Smartfren menghadirkan web series terbaru berjudul Penghuni Rumah Warisan. Serial bergenre horor komedi ini mulai tayang pada 10 September 2026...

Film ‘Istimewa’ Hadirkan Kisah Anak Disabilitas: Bicara tentang Mimpi dan Pilihan

Film drama berjudul "Istimewa" karya Kairos Pictures mengangkat kehidupan anak-anak dengan disabilitas. Film ini menghadirkan cerita yang lebih luas tentang persahabatan, keluarga, keberanian, mimpi,...

Film Musikal Iyus Jenius Bawa Kembali Lagu Legendaris Papa T. Bob ke Layar Lebar

Film musikal anak Iyus Jenius siap meramaikan bioskop Indonesia mulai 10 September 2026. Tak hanya menawarkan kisah penuh haru tentang kehidupan seorang anak, film...