Ari Irham menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan peran di film Takkan Kubiarkan Kau Menangis produksi Langit Pictures. Demi menghidupkan karakter Dika, seorang vokalis sekaligus gitaris band, Ari rela keluar dari zona nyamannya dengan mengikuti latihan vokal hingga menjalani proses rekaman lagu.
Persiapan tersebut menjadi pengalaman baru bagi Ari. Ia mengaku tantangan terbesar bukan hanya mendalami emosi karakter, tetapi juga tampil meyakinkan sebagai seorang frontman band, mengingat dirinya bukan penyanyi profesional.
“Teman-teman semua tahu saya bukan Duta, saya bukan vokalis,” kata Ari Irham sambil bercanda saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/7).
Ari kemudian mengungkapkan bahwa dirinya sempat diminta merekam beberapa lagu milik Sheila On 7 sebagai bagian dari proses pendalaman karakter. Tantangan itu terasa cukup berat karena harus menyesuaikan kemampuan vokalnya dengan lagu-lagu yang memiliki nada tinggi.
“Harusnya lima lagu. Saya disuruh rekaman full song lagu-lagu Sheila On 7, padahal nadanya nggak sampai saya. Itu susah banget,” katanya sambil tertawa.
Sebelum proses syuting dimulai, seluruh pemain menjalani workshop intensif selama dua bulan. Dalam pelatihan tersebut, para pemeran tidak hanya berlatih memainkan musik, tetapi juga membangun kekompakan layaknya sebuah grup band sungguhan.
Menurut Ari, latihan yang padat membuat dirinya semakin percaya diri saat harus tampil sebagai vokalis di depan kamera.
“Workshop-nya padat banget. Jadi pas syuting, saya sudah lumayan pede buat jadi vokalis,” ujar Ari.
Meski telah memiliki kemampuan dasar bermain gitar, Ari merasa kemampuannya berkembang pesat setelah mengikuti latihan secara rutin selama workshop berlangsung.
“Basic gitar sebenarnya sudah bisa. Tapi habis workshop dua bulan, sekarang jadi lebih lancar mainnya,” ujarnya.
Ari menilai karakter Dika menjadi salah satu peran paling menantang sepanjang perjalanan kariernya. Selain dituntut menguasai kemampuan bermusik, ia juga harus menggambarkan konflik emosional seorang remaja yang merasa tidak pernah cukup baik di mata ibunya.
“Karakter Dika ini cukup tricky. Salah satu karakter tersulit yang pernah aku peranin karena harus jadi vokalis sekaligus gitaris,” katanya.
Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis mengangkat tema keluarga, komunikasi, dan kasih sayang antara ibu dan anak. Kisah ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa ungkapan cinta kepada orang tua tidak seharusnya ditunda.





