Kasus Hak Cipta, Fariz RM Beri Keterangan Tambahan sebagai Pelapor

Kasus dugaan pelanggaran hak cipta yang dilaporkan musisi senior Fariz RM terus bergulir. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan di Polda Metro Jaya, perkara tersebut disebut semakin mengarah ke tahap penyidikan.

Fariz RM bersama kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, memenuhi panggilan penyidik untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP). Deolipa mengatakan pemeriksaan kali ini berisi sekitar 10 pertanyaan yang dinilai penting sebagai bagian dari proses hukum.

“Ya, jadi tadi kami bersama Bang Fariz mengikuti pemeriksaan lanjutan atau BAP lanjutan. Ada sekitar 10 pertanyaan dan semuanya signifikan. Ini untuk meningkatkan status perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan,” ujar Deolipa.

Menurut Deolipa, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi terpenuhinya unsur dugaan pelanggaran hukum. Setelah ini, penyidik dijadwalkan menggelar perkara untuk menentukan apakah kasus tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.

Musisi berusia 67 tahun itu menyatakan yakin bukti yang telah diserahkan mampu memperkuat laporannya. Ia menilai rangkaian kronologi, keterangan para pihak, serta barang bukti telah menunjukkan adanya dugaan pelanggaran hak cipta.

“Setelah kami mengkaji BAP pelapor, BAP terlapor, dan seluruh barang bukti yang ada, secara kronologis peristiwa ini jelas membuktikan adanya pelanggaran. Bukti-buktinya konkret dan dapat dipertanggungjawabkan secara faktual,” kata Fariz.

Fariz juga mengungkapkan bahwa sebelum persoalan ini berujung ke jalur hukum, pihaknya telah beberapa kali memberikan peringatan. Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak mendapat tanggapan yang semestinya.

“Peringatan-peringatan yang kami lakukan sebelum pelanggaran terjadi telah diabaikan. Karena itu, perkara ini memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap penyidikan,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai besaran kerugian yang dialami, Fariz memilih belum membeberkannya. Ia mengatakan perhitungan kerugian akan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

“Pasti ada kerugian materiil. Tapi yang lebih saya sorot adalah pelanggaran etika. Hak karya intelektual harus dihargai dan penggunaannya tidak bisa dilakukan seenaknya,” tuturnya.

Fariz menjelaskan, laporan tersebut diajukan mewakili PT Difa Kreasi Gemilang, perusahaan yang kini menjadi pemegang hak cipta seluruh karya-karyanya dan dimiliki oleh anak-anaknya.

“Saya mewakili PT Difa Kreasi Gemilang yang saat ini dimiliki anak-anak saya. Perusahaan ini merupakan pemegang mutlak aset hak cipta Fariz RM,” jelasnya.

“Proses ini terjadi karena permohonan anak-anak saya sebagai pemilik PT Difa Kreasi Gemilang. Mereka ingin penggunaan karya-karya saya ditertibkan,” tambahnya.

Latest

Salsabila Andriani dan Jefri Nichol Terjebak Cinta dan Pengkhianatan di ‘Terbaik Itu Kamu’

RCTI menghadirkan sinetron terbaru berjudul Terbaik Itu Kamu yang menyuguhkan...

Film Begu Ganjang Angkat Mitos Batak, Padukan Horor dan Dunia Medis

Mitos yang berkembang di tengah masyarakat Sumatera Utara menjadi...

Duta Topkey Energi Uji Drone Pembersih Insulator PLN, Petugas Tak Perlu Panjat Menara

Pekerjaan membersihkan insulator pada menara transmisi listrik berpotensi menjadi...

Febrian Willy Atmaja Tegaskan Surat Kuasa Lanny Mariska Belum Dicabut

Advokat Febrian Willy Atmaja menegaskan bahwa surat kuasa khusus...
spot_img

Don't miss

Secrets Your Parents Never Told You About Movie

Created to seed after itself. Likeness fruit face he...

20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It

Good spirit moving green. Let created, i earth greater...

Kemenekraf Tingkatkan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual untuk Kreator Konten Digital Indonesia

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) terus berupaya meningkatkan kesadaran mengenai...

Film Superman: Legacy Mulai Proses Syuting Maret 2024

Film Superman: Legacy akan segera memulai proses produksi. Hal...

5 Things Your Mom Should Have Taught You About Woman

Midst appear. Likeness image gathered living creepeth morning isn't...
spot_imgspot_img

Salsabila Andriani dan Jefri Nichol Terjebak Cinta dan Pengkhianatan di ‘Terbaik Itu Kamu’

RCTI menghadirkan sinetron terbaru berjudul Terbaik Itu Kamu yang menyuguhkan kisah cinta, pengkhianatan, dan perjuangan mencari keadilan. Dibintangi Salsabila Andriani dan Jefri Nichol, sinetron produksi...

Film Begu Ganjang Angkat Mitos Batak, Padukan Horor dan Dunia Medis

Mitos yang berkembang di tengah masyarakat Sumatera Utara menjadi inspirasi film layar lebar berjudul Begu Ganjang. Diadaptasi dari novel karya dr. Ferdiriva Hamzah, Sp.M,...

Duta Topkey Energi Uji Drone Pembersih Insulator PLN, Petugas Tak Perlu Panjat Menara

Pekerjaan membersihkan insulator pada menara transmisi listrik berpotensi menjadi lebih aman dengan bantuan teknologi drone. PT Duta Topkey Energi memperkenalkan perangkat yang dirancang untuk...