Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berlangsung semakin meriah dengan hadirnya Srikandi Fair pada Senin (17/8). Berlokasi di Lapangan Rendeng, tepat di seberang Supersoccer Arena, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino.
Pembukaan Srikandi Fair diawali dengan kirab kebudayaan dari Alun-alun Simpang 7 Kudus menuju Lapangan Rendeng. Sejumlah tokoh turut ambil bagian dalam kirab tersebut, di antaranya Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, serta Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono.
Kirab semakin semarak dengan iringan marching band dari SMK Wisudha Karya. Kehadiran Srikandi Fair sekaligus memperluas kemeriahan Women’s Soccer Trilogy yang menjadi rangkaian pembinaan sepak bola putri di Kudus.
Srikandi Fair menghadirkan beragam aktivitas yang dapat dinikmati masyarakat. Salah satu yang menjadi daya tarik adalah replika raksasa trofi Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino.
Selain itu, terdapat 35 stan UMKM Kudus yang menawarkan beragam makanan. Area tersebut juga menyediakan wahana ramah anak, seperti bianglala dan komidi putar.
Masyarakat yang tidak dapat masuk ke stadion pun tetap bisa mengikuti keseruan pertandingan. Panitia menyediakan panggung hiburan dan layar monitor raksasa untuk menyaksikan pertandingan Srikandi Merdeka Cup dari area Srikandi Fair.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menilai penyelenggaraan Srikandi Fair ikut mendorong antusiasme masyarakat terhadap sepak bola putri. Menurut dia, gelaran tersebut juga memberikan dampak positif bagi daerah, terutama dalam memperkuat citra Kudus sebagai tujuan wisata olahraga.
“Ini menjadi suatu keberkahan dan rahmat bagi Kabupaten Kudus dengan terselenggaranya turnamen sepak bola putri level internasional yang disponsori Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Caffino. Acara ini semakin menguatkan citra Kudus sebagai destinasi sport tourism, mengangkat ekonomi kerakyatan serta mengangkat prestasi putri bangsa melalui olahraga sepak bola bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Terima kasih kepada Djarum Foundation dan masyarakat Kudus yang antusias ikut serta menjadi tuan rumah yang baik, santun dan ramah,” ucap Sam’ani.

Jadi Ruang Bertemunya Masyarakat dan Sepak Bola Putri
Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono menyebut respons positif masyarakat Kudus menjadi salah satu bukti bahwa sepak bola putri memiliki ekosistem yang kuat di daerah tersebut.
Menurut Teddy, rangkaian Women’s Soccer Trilogy juga dirancang sebagai wadah pembinaan pemain putri secara berjenjang, mulai dari usia dini hingga level tim nasional.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Kudus atas dukungan untuk ikut mengembangkan sepak bola putri. Terlebih saat ini ada dua atlet asal Kudus yang memperkuat Timnas Indonesia. Sehingga menjadi hal yang membanggakan dan menjadi contoh pembinaan sepak bola putri yang diawali dari usia dini seperti MilkLife Soccer Challenge, Hydproplus Soccer League hingga level Timnas Putri U-16,” ucap Teddy.
Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino sendiri berlangsung pada 14-23 Agustus 2026 di Kudus. Turnamen internasional tersebut mempertemukan delapan tim nasional putri U-16 dari tujuh negara.
Ajang yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PSSI itu turut didukung RANS Entertainment sebagai Broadcasting Partner.
Melalui Srikandi Fair, kemeriahan turnamen tidak hanya dirasakan oleh penonton di dalam stadion. Masyarakat Kudus juga mendapat ruang untuk menikmati hiburan, mendukung sepak bola putri, sekaligus merasakan manfaat ekonomi dari kehadiran berbagai pelaku UMKM lokal.





