Film Ozora tidak hanya hadir di layar bioskop Indonesia, tetapi juga diperkenalkan ke penonton di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Kepastian ini disampaikan langsung oleh sang sutradara, Anggy Umbara, yang mewakili rumah produksi Umbara Brother Films.
Menurut Anggy, keputusan penayangan internasional sebenarnya telah diperoleh sejak tahap awal produksi. Untuk mewujudkannya, pihaknya bekerja sama dengan perusahaan film asal Malaysia, Dbay Film Factory, serta jaringan bioskop 10Star Cinemas.
“Film Ozora akan tayang di Malaysia, Singapura dan Brunei,” ujar Anggy Umbara di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/11).
Anggy menegaskan bahwa jadwal perilisan internasional telah ditetapkan pada 29 Januari 2026. Ini menandai salah satu langkah besar bagi film drama investigatif Indonesia yang diangkat dari kisah nyata. Melalui kolaborasi lintas negara, pihak produksi berharap pesan keadilan yang dibawa film ini dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

“Ozora” menceritakan perjuangan Jonathan, diperankan oleh Chicco Jerikho, yang mencari keadilan bagi putranya, David Ozora. David adalah korban penganiayaan berat yang dilakukan oleh anak seorang pejabat berpengaruh di Jakarta Selatan.
Cerita ini menampilkan bagaimana ketimpangan hukum dan penyalahgunaan kekuasaan dapat menghambat proses keadilan. Namun di sisi lain, film ini juga menyoroti besarnya dukungan publik, termasuk doa dan solidaritas dari masyarakat lintas agama, yang menguatkan keluarga David Ozora.
Untuk penonton Tanah Air, film ini akan tayang lebih awal, yakni 4 Desember 2025.











