Film Dokumenter Eksil, Lola Amaria Hadirkan Pengakuan Mereka yang Terbuang dari Negeri Sendiri

Film dokumenter karya sutradara Lola Amaria berjudul “Eksil” akan tayang di bioskop mulai 1 Februari 2024. Di film ini, Lola mencoba mengambil sudut pandang lain dari sejarah kelam Indonesia setelah Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI).

Sutradara 46 tahun itu menghadirkan pengakuan orang-orang asli Indonesia yang tak diakui negara hingga akhirnya terdampar di negeri orang, seperti Rusia, Belanda, Ceko, dan Swedia.

Sejak 2010, Lola Amaria bersama tim melakukan riset mendalam untuk mencari data keberadaan para Eksil. Setelah itu, pada 2015, ia terbang ke beberapa negara di Eropa untuk bertemu langsung dan berbincang dengan para Eksil.

Tantangan yang tak kalah berat adalah saat harus meyakinkan para Eksil untuk mau menceritakan kembali peristiwa menyakitkan yang mereka alami. Tak sedikit dari narasumber yang justru menaruh curiga dengan maksud kedatangan Lola dan kawan-kawan.

“Kita mendapatkan kendala dalam proses pembuatannya. Selain masalah dana tentunya, masalah narasumber yang cukup sulit untuk ditemui dan mau bercerita. Karena mereka waspada sekali terhadap kita. Mereka mengira kita intel atau mata-mata, sehingga menjaga jarak dengan kita. Dan ini butuh proses untuk meyakininya,” cerita Lola Amaria, di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Senin (29/1).

Jumpa pers dilm dokumenter Eksil. (Dok.Istimewa)

 

 

 

 

 

 

 

Di filmnya kali ini Lola Amaria menggunakan gaya bertutur agar lebih mudah untuk dicerna penonton, terutama oleh generasi milenial atau generasi Z.

“Kedua generasi ini sudah sangat berjarak dengan sejarah masa lalu, apalagi dengan disrupsi informasi yang masif sekarang ini. Kepada merekalah anak-anak muda, termasuk orangtua film ini sesungguhnya kita berikan. Agar lebih tahu dengan keadaan yang sebenarnya yang dialami para Eksil,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama Sari Mochtar atselaku line produser, mengatakan untuk bisa berinteraksi dengan para narasumber dibutuhkan trik dan kesabaran.

“Untuk mempercayakan mereka nggak gampang, kecurigaan itu ada. Bahkan ketika kita mengambil video mereka juga mengambil video tentang kita. Jadi untuk mensiasati kita harus membantu masak atau cuci piring agar kecurigaan itu menjadi cair.Dari situ baru mereka percaya sama kita dan bisa diwawancarai secara terbuka,” terang wanita yang akrab disapa Ai.

Dikatakan Lola Amaria, film Eksil tak bermaksud mengangkat peristiwa G30S/PKI atau politiknya, tetapi lebih dari sisi kemanusian dengan melihat dan mendengar langsung apa yang dialami para Eksil selama menetap di negeri orang akibat terusir dari negeri sendiri. Termasuk kerinduan dan kecintaan mereka terhadap Tanah Air.

“Film ini bukan untuk yang mengerti soal peristiwa 1965. Tapi ini untuk generasi saya dan di bawah saya yang tiap tahun dicekoki film G30S/PKI. Itu kayaknya harus tahu dari sisi sebelahnya dan ini yang bicara orangnya langsung, yang mereka yang berda di luar negri sebelum peristiwa PKI nggak boleh pulang. Mereka punya cerita yang jujur tentang itu,” jelasnya.

Hampir dari 10 orang yang berhasil diwawancarai mereka masih mengaku Cinta Indonesia, meskipun beberapa dari mereka sudah beranak pinak di luar negeri. Bahkan secara jujur hati mereka tetap rindu pulang ke kampung halaman. Film ini sendiri berhasil mendapat penghargaan film dokumenter terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2023.

Film Eksil akan tayang di bioskop yang telah ditentukan, di antaranya Plaza Senayan XXI Jakarta, AEON Mall BSD City XXI Tangerang, Mega Bekasi XXI, TSM XXI Bandung, Ciputra World XXI Surabaya, Ringroad Citywalks XXI Medan, Empire XXI Yogyakarta dan Cinepolis Plaza Semanggi, Mall Lippo Cikarang serta Flix Ashta SCBD hingga CGV Aeon Mall Jakarta Grand Cakung (JGC), dan CGV JWalk Jogja.

Latest

The Collectors Club Debut di PIK Avenue, Surganya Kolektor Barang Mewah Preloved

Pusat perbelanjaan PIK Avenue menghadirkan ajang baru bagi pencinta...

Kondisi Kesehatan Jadi Sorotan, Nyoman Rae Upayakan Penangguhan Penahanan untuk Reinhard Muljadi

Sidang perdana kasus yang menjerat Reinhard Muljadi, mantan Direktur...

Ahmad Dhani Blak-Blakan Ceraikan Maia Estianty karena Perselingkuhan

Perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali jadi sorotan...

Modus Jual iPhone Murah, Kasus Penipuan Selebgram Bekasi Masuk Tahap Baru

Kasus dugaan penipuan dengan modus penjualan iPhone berharga murah...
spot_img

Don't miss

Warna Hadirkan Sentuhan Jazz dalam Lagu Rahasia Hati Milik Element

Grup vokal Warna kembali menunjukkan taringnya di industri musik...

Begini Cara Wulam Gurinto Agar Tetap Awet Muda di Usia 40-an

Wulan Guritno tahu betul bagaimana menjaga kesehatan kulitnya, terlebih...

Movies On A Budget: 5 Tips From The Great Depression

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque...

Be a Hero, Save a Life, Learn Hands-Only CPR

Witnessing a cardiac arrest can be frightening, but don’t...

Mobil Hilang saat Diservis, Herman Setiadi Gugat Astra Senilai Rp50 Miliar

Herman Setiadi, pemilik kendaraan BMW-435i Coupe, resmi mengajukan gugatan...
spot_imgspot_img

The Collectors Club Debut di PIK Avenue, Surganya Kolektor Barang Mewah Preloved

Pusat perbelanjaan PIK Avenue menghadirkan ajang baru bagi pencinta barang koleksi dan fesyen premium lewat gelaran perdana The Collectors Club. Acara yang berlangsung pada...

Kondisi Kesehatan Jadi Sorotan, Nyoman Rae Upayakan Penangguhan Penahanan untuk Reinhard Muljadi

Sidang perdana kasus yang menjerat Reinhard Muljadi, mantan Direktur Sales PT SP Tbk, digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan agenda pembacaan surat dakwaan...

Ahmad Dhani Blak-Blakan Ceraikan Maia Estianty karena Perselingkuhan

Perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali jadi sorotan publik. Setelah hampir dua dekade berlalu sejak perceraian mereka, Ahmad Dhani akhirnya buka suara mengenai...