Menu

Mode Gelap

Film · 30 Aug 2025 12:31 WIB ·

‘Agape: The Unconditional Love’ Film Menyentuh Tentang Kasih Tanpa Syarat


 ‘Agape: The Unconditional Love’ Film Menyentuh Tentang Kasih Tanpa Syarat Perbesar

Rumah produksi Holofa Pictures menghadirkan karya terbaru lewat film berjudul “Agape: The Unconditional Love”. Film berdurasi 105 menit ini siap tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 4 September 2025.

Disutradarai oleh Arie Azis, film ini tidak hanya menampilkan drama keluarga biasa, tetapi mengangkat tema mendalam tentang perjuangan menjadi seorang caregiver, orang yang merawat orang terdekatnya yang tengah sakit. Topik ini jarang diangkat di layar lebar Indonesia, menjadikan Agape sebagai tontonan yang unik dan emosional.

“Agape beda dengan yang lain, cerita tentang caregiver belum banyak diangkat. Ini momen yang pas untuk mengangkat judul Agape, merawat orang terkasih tanpa pamrih. Itulah yang jadi kekuatan dalam film ini,” ujar Michael Lumban Tobing, Produser Agape: The Unconditional Love saat Press Screening di CGV Grand Indonesia, Jumat (29/8)

Sinopsis

Agape berfokus pada delapan individu dari berbagai latar belakang yang dipertemukan oleh keadaan di sebuah rumah sakit. Mereka di antaranya Sania (Maudy Koesnaedi): Seorang ibu tunggal yang berjuang demi kesembuhan putrinya, Kira (Sarah Beatrix), yang mengidap leukemia, Gigi (Rania Putrisari) dan Gino (Pangeran Lantang): Kakak-adik yatim piatu yang saling mengandalkan, Daffa (Tanta Ginting) dan Bimo (Samuel Rizal): Dua sahabat yang menghadapi ujian berat lewat sakit dan pengorbanan, dan Yosua (Tyo Pakoesadewo) dan Martha (Meriam Bellina): Sepasang lansia dengan cinta yang diuji oleh waktu dan keadaan.

Semua karakter ini terhubung secara emosional. Di tengah konflik batin, salah paham, dan ketakutan, sebuah lagu sederhana yang dinyanyikan oleh Gino untuk Kira menjadi momen pengikat, memperlihatkan bentuk-bentuk cinta yang universal: kasih ibu, persaudaraan, persahabatan sejati, hingga cinta pasangan hidup.

Sutradara Arie Azis mengungkapkan bahwa proses syuting film ini hanya memakan waktu sekitar 15 hari, dengan 85 persen adegan diambil di sebuah rumah sakit nyata di Bogor, dan sisanya diambil di lokasi luar. “Prosesnya 15 hari, 85 persen di rumah sakit, riil di Bogor. Tiga hari (syuting) di luar. Prosesnya cepat karena cast-nya bagus-bagus,” jelasnya.

Ditulis oleh Titien Wattimena dan Beta Ingrid Ayu, film ini menghadirkan kisah drama kemanusiaan yang menyentuh hati. Pesan utama yang diangkat adalah tentang cinta yang tak bersyarat, yang sangat relevan dengan kehidupan banyak orang, khususnya mereka yang pernah atau sedang berada dalam posisi sebagai perawat bagi orang terdekat.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

‘Terikat Janji’, Comeback Arya Saloka Lewat Drama Cinta Sarat Konflik

31 March 2026 - 05:44 WIB

Gisella Anastasia Sampaikan Pesan Penting ke Kaum Perempuan Lewat Film ‘Balas Budi’

28 January 2026 - 05:41 WIB

SMARTFREN Hadirkan Web Series ‘Yang Penting Ada Cinta’, Dibintangi Marsha Aruan

14 January 2026 - 19:49 WIB

Terinspirasi Legenda Timun Mas, Film ‘Penunggu Rumah: Buto Ijo’ Hadirkan Sentuhan Kekinian

9 January 2026 - 06:37 WIB

Amanda Manopo Hadapi Tantangan Fisik dan Mental Syuting Film Horor Dusun Mayit

26 December 2025 - 10:45 WIB

Dibintangi Amanda Manopo, Film Dusun Mayit Terinspirasi Kisah Mistis Gunung Welirang

24 December 2025 - 07:11 WIB

Trending di Film