Industri perfilman Tanah Air kembali diramaikan oleh film horor terbaru berjudul Dusun Mayit. Film ini merupakan kolaborasi Hitmaker Studios bersama Legacy Pictures, Masih Belajar Pictures, dan DT Films. Sejumlah aktor papan atas turut ambil bagian, di antaranya Amanda Manopo, Randy Martin, Ersya Aurelia, dan Fahad Haydra.
Diproduseri oleh Rocky Soraya, Dusun Mayit terinspirasi dari kisah menyeramkan yang sempat viral di media sosial tentang Gunung Welirang. Cerita tersebut awalnya ramai diperbincangkan dalam bentuk threads, sebelum akhirnya ditelusuri lebih jauh oleh tim produksi.
“Imi awalnya threads ya, emang menarik tapi kadang saya pikir gak semua threads 100 persen bener. Jadi tim saya menanya ke pendaki soal Gunung Welirang dan ternyata benar. Sudah tiga tahun ditutup karena banyak yang hilang dan akhirnya dibuka lagi dan dipakai shooting,” kata Rocky Soraya dalam press conference pada Selasa (23/12).
Rocky Soraya juga menjelaskan alasan di balik pemilihan para pemain utama tanpa melalui proses casting. Menurutnya, keempat aktor tersebut dinilai paling sesuai dengan karakter yang ada di dalam cerita.
“Menurut saya mereka yang paling cocok untuk karakter ini. Mereka gak proses casting tapi lewat pilihan saya dan kebetulan mereka available, apalagi Manda yang sering sibuk dan kebetulan saat itu dia kosong. Mereka sebagai artis sudah lama dan saya sudah meliat project-project mereka dan mereka mampu memainkan itu,” jelasnya.
Sementara itu, sutradara Rizal Mantovani mengaku langsung tertarik begitu membaca naskah Dusun Mayit. Ia menilai tema pendakian gunung yang dibalut horor memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi psikologis karakter.
“Film ini sangat menarik saat mendapat skrip dari pak Rocky yang soal naik gunung. Memang naik gunung itu ada tiga syarat yaitu secara fisik, equipment juga harus pas dan mental. Nah ternyata salah satu dari mereka ini mentalnya belum siap dan menjadi titik seru dari film ini,” ucap Rizal.
Amanda Manopo, yang berperan sebagai Yuni, mengungkapkan bahwa awalnya ia sempat enggan kembali bermain di film horor. Namun, kepercayaan terhadap Rocky Soraya dan Rizal Mantovani akhirnya membuatnya menerima tawaran tersebut.
“Waktu itu aku dengan Pak Rocky meeting dulu dan selalu menawarkan cerita-cerita yang menarik. Jujur aku gak mau ambil horor dulu tapi karena Pak Rocky yang nawarin, aku tanya siapa yang direct? Oh Mas Rizal, aku sudah pernah seproject tapi pendek dan aku mau kerja yang cukup lama dengan Mas Rizal.”
Ia juga menceritakan tantangan fisik selama proses produksi yang cukup menguras tenaga. “Sebelum shooting kita latihan fisik itu ngos-ngosanan, capek banget, tapi pas shooting lebih lagi capek banget,” cerita istri Kenny Austin itu.
Pengalaman tak kalah menyeramkan dialami Ersya Aurelia selama syuting di Malang. Ia mengaku mengalami kejadian mistis di penginapan pada hari pertama.
“Dihari pertama kita di hotel Malang aku sudah takut banget lihat cermin. Ada cermin di dekat kasur, aku gak berani lihat itu jadi aku tidur belakangin cermin itu. Tiba-tiba malem aku ketindihan terus aku membuka mata lihat bayangan tinggi besar dia jalan ke arah cermin itu dan aku gak bisa teriak cuma melek aja, ketika sadar aku keringetan gitu,” jelasnya.
Meski begitu, Ersya menegaskan bahwa proses syuting tetap berjalan lancar. Ia bahkan mengaku menikmati sejumlah adegan menantang, termasuk adegan kesurupan dan pengambilan gambar di dalam air.
“Semua scene kesurupan seru deh, aku suka. Mungkim selain itu adegan under water karena aku kira aku gak akan survive. Itu hari terakhir dan latihan sekali, cuma 2 sampai 3 jam latihan sebelum harinya. Itu kolam 3 meter dan aku harus di dasar kolam itu. Hari H take pas aku turun terus kameramen udah siap dan kaget karena udah mulai take. Itu panik karena lihat permukaan itu tinggi banget, tapi harus tetep tenang sih kalo gak, gak kelar-kelar,” jelas Ersya.











