Ajang tahunan bagi pelajar yang ingin mengasah kreativitas dan mengembangkan bakat di bidang seni, olahraga, serta akademik, Gonzaga Festival 2025 resmi dibuka pada Sabtu (8/11) di SMA Kolese Gonzaga, Jakarta Selatan. Acara ini mengusung tema “Bangkitkan Cita, Kobarkan Karsa” yang mencerminkan komitmen sekolah untuk membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan mempunyai jiwa kepemimpinan.
Kepala Sekolah SMA Kolese Gonzaga, Pater Eduard Calistus Ratu Dopo, menyampaikan makna di balik tema tersebut.
“Setiap pribadi pasti punya bakat, tapi sering kali luput diasah dan diangkat ke permukaan. Gonzaga Festival ingin menjadi sumber inspirasi bagi anak muda untuk membangkitkan cita dan karsa mereka,” paparnya.
“Setiap anak muda punya talenta yang luar biasa, hanya saja perlu ruang untuk berkembang. Gonzaga Festival menjadi tempat untuk merayakan potensi itu,” lanjutnya.
Acara pembukaan ditandai dengan beragam penampilan siswa yang memukau, mulai dari Gonzaga Big Band Orchestra, gamelan Bali, tari tradisional, cheerleading, hingga DJ performance yang energik. Tepatnya acara berlangsung di sekolah yang berlokasi di Pejaten Barat, Jakarta Selatan.
Nama-nama publik serta tokoh pendidikan turut hadir menyemarakkan pembukaan. Di antaranya, komika dan sutradara Ernest Prakasa bersama istri, Meira Anastasia, yang hadir sebagai perwakilan orang tua murid dan menyampaikan apresiasi mereka terhadap sistem pendidikan di sekolah tersebut:
“Saya bangga dan senang banget bisa terlibat di sekolah ini karena sekolah ini memang agak lain. Nilai-nilai seperti keberanian, integritas, dan imajinasi benar-benar diterapkan, bukan sekadar slogan,” ujar Ernest.
Ajang Kompetisi & Partisipasi
Selama rentang 8-14 November 2025, festival tersebut akan digelar kompetisi terbuka dengan lebih dari 200 sekolah dari tingkat SD, SMP hingga SMA sebagai peserta. Tercatat, terdapat 8 cabang lomba akademik, 11 lomba seni, dan 9 cabang olahraga- menjadikan Gonzaga Festival sebagai salah satu ajang pelajar paling bergengsi di Jakarta.
Festival ini bukan sekadar kompetisi dan hiburan, tapi juga dirancang untuk menanamkan nilai sportivitas, kolaborasi, dan kepemimpinan di kalangan para siswa. Dengan tema “Bangkitkan Cita, Kobarkan Karsa”, sekolah menegaskan bahwa setiap siswa memiliki potensi besar yang layak dikembangkan. Melalui platform ini, generasi muda diasah agar tidak hanya sekadar memiliki bakat, tetapi juga keberanian untuk menampilkan dan memperjuangkannya.
Komika, aktor, sekaligus sutradara Ernest Prakasa dan istrinya, Meira Anastasia, turut hadir dalam pembukaan festival sebagai perwakilan orang tua murid. Keduanya mengungkapkan kekaguman terhadap sistem pendidikan di Kolese Gonzaga yang memberi ruang luas bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya.
“Saya bangga dan senang banget bisa terlibat di sekolah ini karena sekolah ini memang agak lain. Nilai-nilai seperti keberanian, integritas, dan imajinasi benar-benar diterapkan, bukan sekadar slogan,” beber Ernest.











