Kehadiran penyanyi muda asal Inggris, Sienna Spiro, di Indonesia membawa semangat tersendiri bagi para peserta ajang pencarian bakat The Icon Indonesia yang tayang di SCTV. Dalam pertemuannya di Studio Emtek, Jakarta Barat, Selasa (28/4), ia membagikan pandangan sekaligus dukungan bagi para kontestan yang tengah bersaing menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Sienna, yang dikenal lewat lagu Die On This Hill, mengaku senang mengetahui sejumlah peserta membawakan ulang lagu-lagunya di media sosial. Hal itu membuatnya merasa dihargai sebagai musisi, sekaligus terhubung dengan para talenta baru di industri musik.
“Aku akan bilang, semoga berhasil! Dan ya, semoga berhasil. Aku tidak tahu, karena aku pernah berada di posisi mereka, jadi semoga beruntung,” ujarnya.
Lebih jauh, penyanyi yang masih berusia muda ini juga memaparkan sudut pandangnya terkait penilaian dalam sebuah penampilan. Ia menekankan bahwa setiap lagu memiliki pendekatan berbeda, terutama ketika menyangkut lagu bertempo lambat yang menuntut kekuatan emosi dan penghayatan.
Menurutnya, keberhasilan seorang penyanyi tidak hanya ditentukan oleh teknik vokal, tetapi juga kemampuan menyampaikan cerita di balik lagu. Ia menilai aspek emosional, pemilihan lagu, hingga karakter suara menjadi elemen penting yang tidak bisa diabaikan.
“Tapi ada banyak hal yang bisa dilihat, seperti cara mereka merasakan lagu tersebut, pemilihan lagunya, apakah mereka menjiwai lagunya sendiri, dan karakter dalam suara mereka,” jelasnya.
Sienna juga menyoroti dinamika yang dihadapi penyanyi muda dalam membangun karier. Ia menyebut fase awal sering kali dipenuhi ketidakpastian, sehingga intuisi menjadi bekal penting untuk mengambil keputusan dalam berkarya.
“Aku rasa saat kamu muda, kamu mungkin belum tahu banyak hal. Menurutku jika ingin menjadi artis, ada hal-hal tertentu yang kamu ketahui lewat intuisi, dan itu adalah sesuatu yang bisa kamu latih untuk mendengarkan kata hatimu,” ungkapnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya rasa percaya diri. Bagi Sienna, penampilan yang sederhana justru dapat memberikan kesan lebih kuat jika dibawakan dengan keyakinan penuh.
“Jadi aku bilang tantangannya adalah belajar mempercayai diri sendiri dan memahami bahwa ‘kurang itu lebih’ (less is more),” ucapnya.
Menutup perbincangan, Sienna mengenang pengalaman yang paling membekas dalam perjalanan kariernya, yaitu saat tampil bersama penyanyi internasional Sam Smith pada Oktober lalu. Momen tersebut disebutnya sebagai titik balik yang mengubah cara pandangnya terhadap dunia musik.
“Itu mengubah hidupku dan cara pandangku terhadap segalanya, itu membuatku sangat emosional,” pungkasnya.





